fbpx

TEKNIK IVF KONVENSIONAL ICSI

Teknik IVF yang sekarang banyak diaplikasikan adalah IVF konvesional dan IVF-ICSI (Intra Cytoplasmic Sperm Injection atau Suntikan sperma Intra Sitoplasma). Pada IVF konvesional, satu sel telur diinseminasikan dengan 50-100 ribu sperma dalam cawan petri dengan tujuan satu sperma yang baik masuk ke dalam satu telur dan terjadi pembuahan atau fertilisasi yang akan berkembang menjadi embrio. Sedagkan pada ICSI, satu sperma disuntikkan ke dalam satu sel telur supaya terjadi pembuahan.

ICSI dilakukan bila sperma tidak dapat masuk ke dalam sel telur dengan kekuatannya sendiri (jumlah sperma hidup sangat sedikit dan kualitasnya buruk) hamper semua masalah infertilitas karena faktor suami dapat diatasi dengan menggunakan ICSI. Selain itu, ICSI juga digunakan untuk memaksimalkan terbentuknya embrio.

TEKNIK IVF KONVENSIONAL ICSI Bali Royal Hospital

IMSI

IMSI (Intracytoplasmic Morphological Sperm Injection), adalah Teknik laboratorium yang digunakan dalam program bayi tabung yang menggunakan mikroskop dengan kekuatan pembesar yang jauh lebih besar (sekitar 6000 kali) daripada yang biasa digunakan di laboratorium IVF (400 kali). Dengan menggunakan IMSI  memungkinkan untuk memilih sperma yang baik untuk digunakan saat ICSI. Indikasi menggunakan IMSI: Kegagalan implantasi tanpa alasan pada program sebelumnya, didapatkan sperma abnormal >96% dalam analisis morfologi konvensional, tingkat pertumbuhan blastosis rendah, fragmentasi DNA sperma yang tinggi. Berdasarkan hasil evaluasi menggunakan IMSI dapat meningkatkan tingkat kehamilan.

Ingin tahu bagaimana Kami membantu Anda?

Konsultasikan dengan Kami

Konsultasi Sekarang
Bali Royal Fertility